Rabu, 25 Juni 2014

Puing-puing benci

Terkadang wanita hanya menjadi pelampiasan pria
ada kalanya ia dicintai ada kalanya ia dibenci
tetapi selemah-lemahnya kaum wanita, ia mampu berdiri sendiri membangun puing-puing kebahagiaannya.

Mengapa wanita hanya jadi pelampiasan ?
karena wanita makhluk yang pantas disia-siakan (itu jawaban dari lelaki bodoh)  diluar sana)
sebenarnya lelaki bodoh itu yang pantas disia-siakan...
bukan hanya lelaki yang bisa menyakiti wanita, wanita pun demikian,..
Wanita pantas tertawa terbahak di atas kejamnya perlakuan lelaki bodoh zaman sekarang..

Sebagai seorang wanita , aku ingin berbagi kisah ku yang berani meninggalkan seorang lelaki bodoh yang tak pernah pantas untuk diperjuangkan..
Sebagai wanita aku pun bisa menyia-nyiakan lelaki
apabila saat ini aku sedang hamil besar tanpa tanggung jawab dari lelaki jahanam itu...

Tapi, aku tak pantas mengenangnya atau bahkan meminta pertanggung jawabannya karena aku mampu mencari nafkah walaupun hanya untuk sepiring nasi seharii...

Allah dan orangtua ku tak pernah mengajarkan aku untuk menjadi pendendam
tetapi untuk lelaki yg pernah mengkhianati aku, menyia-nyiakan bahkan menghancurkan kehidupanku, aku bersumpah tak akan pernah mau melihat wajah bangsatnya..

kepada lelaki itu, semoga hidupnya tak pernah damai, tak pernah bahagia
bahkan hidupnya pun akan lebih hancur drpd kehidupanku sekarang
puing-puing kebencian ini akan ku tebarkan disekitar ku, hingga ketika lelaki jahanam itu menginjaknya , ia akan terluka lebih terluka dari aku yang sekarang !
amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar